Posted by: jogjaexpo | October 8, 2012

Dhani Art – Perajin Aneka Handicraft

Usaha yang bergerak di sektor kerajinan ini didirikan oleh Wardhani pada tahun 1996. Awalnya hanya memproduksi barang kerajinan dari tanah liat menjadi terrakota, untuk selanjutnya dikombinasikan dengan berbagai bahan sebagai pelapis. Produk utamanya adalah tempat lilin, piring buah dan vas bunga. Dalam perjalanan usaha, Wardhani pengembangkan jenis produknya dengan gelang batik dan tempat tissue gulung dari kayu yang dibubut, kotak pakaian, cermin, tatahan piring dan gelas dari kayu, bunga kering, hiasan lidi aren dan hiasan dari ranting bambu cendani.


Bahan pelapis yang digunakan Wardhani untuk mempercantik produknya antara lain : rotan, bambu, mendong, manggar, kulit pakis, kulit telur, debok dan batik. Sedangkan bahan kayu yang digunakan adalah kayu mahoni dan sengon serta tripleks. Untuk melekatkan mendong, manggar, kulit pakis, kulit telur dan debok pada produk karyanya, dibutuhkan proses finishing sampai 3 kali. Demikian dituturkan Wardhani saat di temui di rumahnya, Kamis (19/05). Untuk pelapis debok, saya penemu pertamanya pada tahun 2000, namun tidak saya patentkan dan kini sudah banyak ditiru perajin lainnya.


Ketika berbincang dengan reporter bantulbiz.com, Wardhani mengatakan bahwa masa keemasan usahanya berlangsung sampai 2007. Bahkan segera setelah gempa bumi 2006, saya mendapat order tatahan piring lapir rotan sebanyak 110.000 lembar ukuran 60 x 120 cm dengan harga Rp. 22.500 per lembar. Atau senilai 2,475 milyar. Namun sejak 2008 usaha saya mengalami pasang surut dan sekarang sedang sepi order. Saat ini dalam sebulan saya hanya dapat menjual 5.000 ikat hiasan sapu lidi aren dengan harga Rp. 4.750 per ikat ke Bali. Sapu lidi aren diperoleh dari petani di Celep, Sapuangin dan Cepor Bantul.

Walaupun dalam kondisi stagnan, namun sebenarnya Wardhani masih mempunyai stock barang-barang kerajinan dalam jumlah yang banyak. Terrakota tempat lilin berlapis rotan ada 5000 set a’ Rp. 25.000, tempat lilin lapis kulit telur 1.000 set a’ Rp. 35.000 , piring buah lapis kulit telur 8.000 buah a’ Rp. 27.000, vas bunga 500 set a’ Rp. 35.000 dan tempat tissue gulung 22.000 buah a’ Rp. 4.750. Harga produk handicraft lainnya seperti: cermin bundar berlapis kulit pakis Rp. 120.000, gelang kayu bubut lapis depok dan pakis Rp. 9.000, tempat tissue gulung ukuran 3 cm Rp. 3.500, bunga lidi aren Rp. 5.000 per ikat, tatahan piring lapis rotan ukuran 60 x 120 cm Rp. 22.500 per lembar.

Kadang kala Wardhani juga masih mendapat order rotan, pakis, manggar dan debok lembaran dari Bali untuk interior ruangan. Ketika diperlihatkan produk gelang kayu , tempat tissue dan piring buah lapis kulit telur dan debok, ternyata produk-produk tersebut berkualitas cukup tinggi. Meski dalam kondisi terpuruk, namun Wardhani tetap bercita-cita untuk menghidupkan dan mengembangkan usaha kerajinannya. Untuk terrakota tempat lilin, akan saya kembangkan dengan berlapiskan kulit pakis. (Nura/Fernandez)

———————————————

Dhani Art : d/a. Pringgolayan Rt. 07, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta
Contact person : Wardhani – hp. 081 328 792 972


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: