Posted by: jogjaexpo | October 7, 2012

Jawadi – Pande Besi

Jawadi adalah generasi kelima dari pendahulunya yang masih meneruskan usaha pande besi. Pendahulu Jawadi mengolah besi menjadi pusaka seperti keris, tombak dan alat tani. Sedangkan Jaswadi beserta tenaga kerjanya kini memproduksi alat pertanian, alat pertukangan dan senjata tajam. Jawadi mulai mengambil alih usaha pande besi ini pada 24 april 1967 dan kini mulai membimbing anaknya untuk meneruskan usaha tersebut.


Produk Jawadi mencapai puluhan jenis dimana 80 % alat tani dan 25% alat pertukangan dan senjata tajam. Alat tani yang diproduksi antara lain Cangkul, sabit, golok, parang, corobon, gathul, gosrik alat pemanen buah sawit (eggrek),dan kampak sawit (dodos). Untuk alat pertukangan, produk yang dihasilkan seperti tatah, pasah, pethel, kapak, balu, bethel, linggis, cathut, dan aneka pisau. Produk lainnya yaitu senjata berupa samurai, patimura, pisau belati dan clurit. Dari puluhan produk tersebut, produk unggulan jawadi yaitu cangkul yang rutin diproduksi. Keunggulan produk Jawadi yaitu jaminan kualitas, produknya halus, rapi dan tajam.


Harga produk Jawadi mulai harga Rp. 20.000 hingga yang paling mahal diatas Rp. 200.000,-. Cangkul harga jualnya Rp. 40.000 untuk kualitas 1 dan 37.500 untuk kualitas 2. Bendo, sabit, corobon, pethel , pisau belati, dijual dengan harga Rp. 25.000. Sedangkan parang, golok, gosrok, kapak, linggis dijual dengan harga Rp. 40.000. Harga gathul dan pisau Rp. 20.000, cathut Rp. 30.000, dan clurit Rp. 45.000,-. Produk lainnya yaitu palu mulai Rp. 20.000 hingga Rp. 100.000 dan untuk samurai mulai Rp. 200.000 dimana panjangnya 70 cm.

Dari penjualan produknya Jawadi mampu meraih omset sekitar Rp. 11,5 juta dan dari perbaikan alat sekitar 1 juta perbulan. Keuntungan usaha ini mencapai Rp. 3,5 juta perbulan. Jawadi memasarkan produknya ke lokal jogja, Sumatera, Kalimantan dan Australia. Produk yang dikirim keluar jawa yaitu dodos dan eggrek untuk kelapa sait dan untuk ke australia hanya samurai.

Bahan baku kerajinan ini besi bekas, baik baja maupun non baja dengan ketebalan minimal satu cm. Bahan baku ini didapat dari pengepul berupa lempengan besi, bekas onderdil mobil dan juga bekas per. Dalam satu hari, Jawadi menghabiskan 8 kg bahan baku yang dibeli dengan harga Rp. 7000 – 9000 perkg. Untuk mengolah besi ini, bahan baku penolong yaitu arang kayu jati yang diperlukan sebanyak dua karung. Jawadi pernah mencoba mengganti menggunakan briket batubara namun tidak berhasil. Arang kayu jati ini didatangkan dari Jawa Timur dengan harga Rp. 40.000 perkarung.

Setiap hari sekitar 8 cangkul kualitas 1, bendo 25 buah, sabit, 25 buah dan pisau sekitar 40 buah diproduksi Jawadi dan karyawannya. Menggunakan peralatan seperti japit, ububan, blower, gerinda tangan, gerinda duduk, bethel, gantelan, dan landasan atau paron. Blower dan gerinda tangan ini merupakan bantuan dari disperindagkop provinsi DIY. Alat yang masih diperlukan untuk mendukung usaha ini yaitu alat potong besi dan blower.

Selain jawadi, di kampung pandeyan terdapat pande besi lain dimana sebelumnya kampung ini merupakan sentra pande besi. Para pende besi ini mendirikan kelompok Sumber bakti pada 1991. Mulanya kelompok ini beranggotakan 25 orang namun sekarang yang aktif berproduksi tinggal 5 orang yaitu Jawadi, Suratijan, Abdul hamid, Warsidi dan Ngaderi. Kelompok ini melaksankan usaha simpan pinjam dimana pertemuannya setiap malam senin wage. Kelompok juga membuat kesepakatan untuk harga agara tidak ada permainan harga oleh tengkulak. Pada awal terbentuknya, kelompok mendapat bantuan pinjaman lunak Rp. 20 juta dari PT. Madukismo.

info lebih lanjut hubungi :
Jawadi
Pandeyan, Pojok Barat-Utara Pasar Jodog, Karang asem Rt 04,
Gilangharjo, Pandak, Bantul
HP (Eko) : 0877 3910 4600
0877 3815 6688


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: