Posted by: jogjaexpo | October 6, 2012

W Home Flower – W Home Flower (WHF) – Kerajinan Bunga Kering

Bunga kering merupakan salah satu kerajinan unggulan di Kabupaten bantul dan menjadi sumber penghasilan di daerah Pandak, Bantul. Salah satu keluarga yang menekuni dan cukup sukses adalah Wajiem dengan usahanya W Home Flower. Wajiem merintis usaha ini sejak 2002 dan kini bekerjasama dengan putranya, Friyanto untuk terus mengembangkan usahanya.


WHF umumnya memproduksi aneka bunga kering seperti mawar, tulip, ketela, nanas, mulwo, buah naga dan bunga sepatu. Bunga kering tersebut dibuat dengan aneka warna yaitu kuning, cokelat, ungu, pink, merah dan hijau. WHF juga kerap menerima pesanan dari pelanggannya model-model lain yang unik, dan untuk penjualan ekspor. Namun untuk pesanan ekspor ini, jumlahnya tidak sebanyak untuk produk lokal. Produk yang diminta juga seringkali terlalu rumit dengan standar kualitas tinggi sehingga seringkali tidak diterima.


Bunga kering WHF menggunakan bahan utama lontar dan bahan baku lain yaitu bambu, pelepah pisang, biji nyamplung, kertas semen, pewarna, lem kayu dan lem bakar. Wajiem mendatangkan lontar dari Rembang dan Tuban dengan harga 13 juta per truk dan ongkos kirim serta pengeringa 1,5 juta. Untuk cat, WHF menggunakan percampuran beberapa warna basis untuk menghasilkan warna yang lebih banyak. Cat tersebut dibeli dengan harga 80.000 – 170.000 perkg. Pembuatannya, cukup menggunakan peralatan yang cukup sederhana seperti bor duduk, lem tembak dan solder.

Wajiem dibantu 10 orang tenaga kerja tetap dan 15 tenaga kerja lepas. Dalam satu bulan, WHF mampu memproduksi 60.000 tangkai bunga kering untuk melayani pesanan lokal dan ekspor. Untuk stok lokal di Jogja, umumnya dibutuhkan sekitar 20.000 tangkai per bulannya.

Bunga kering ini harga jualnya terjangkau, untuk tangkai dengan tiga bunga harga jualnya 1000 / tangkai dan untuk tangkai dengan satu , dua bunga dijual dengan harga Rp. 850 / tangkai. Rendahnya harga jual ini akibat persaingan harga antar perajin sehingga harga jualnya jatuh di pasaran. Dalam satu bulan, WHF mampu meraih omset sekitar 60 juuta perbulan dengan keuntungan sekitar 5%.

Wajiem memasarkan produknya ke berbagai tempat pariwisata di Jogja seperti Malioboro, Taman Pintar, Alun-alun, Gembira loka dan Kasongan. Selain itu, WHF juga melayani pelanggannya di Klaten, Kalimantan, Gedong Kiwo, dan dua pelanggan untuk produk ekspor. Dari beberapa pelanggan tersebut, dua pelanggan seringkali susah dalam pembayaran sehingga menghambat perputaran modal.

Info lebih lanjut hubungi :
W Home Flower

Jigudan, Triharjo, Pandak, Bantul, 55761
Wajiem, Telp : 0274 – 7423002
Friyanto : 0818 0423 002


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: