Posted by: jogjaexpo | October 6, 2012

Sumber Urip – Perajin Loyang Alumunium

Banyak wirausahawan merintis usahanya, berawal dari profesinya sebagai pekerja di bidang usaha tersebut. Demikian dengan Sumadi Hadi Tri Wibowo yang pernah bekerja pada usaha pembuatan loyang pak Randi di Surabaya. Sejak tahun 1970 an, Sumadi membuka sendiri usaha pembuatan loyang dan pisau acar di rumahnya Patehan Rt. 02 Gadingsari, Sanden hingga saat ini. Walau hanya memproduksi loyang dan pisau acar, namun hampir seluruh peralatan rumah tangga dari alumunium juga tersedia untuk para pelanggannya.


Produk utama Sumadi adalah loyang dengan berbagai ukuran dan bentuk. Ada yang berbentuk persegi panjang, bujur sangkar, bulat dan berbentuk hati. Mulanya ia dapat mempekerjakan 10 orang, tetapi saat ini hanya dikerjakan sendiri bersama isteri dan anaknya. Dalam sehari usaha Sumber Urip mampu menghasilkan 6 – 10 set loyang. Satu set rata-rata berisi 5 loyang. Selain loyang, Sumadi juga menyediakan soblok/dandang nasi, dandang air, dandang mie ayam, ketel, panci, oven roti, tempat bakar sate, penjepit bakar ikan/daging, loyang tumpeng borobudur dan masih banyak peralatan lainnya.


Selain menjual alat rumah tangga dari bahan alumunium, juga beberapa alat rumah tangga dari stenlistil seperti dandang, ketel, pisau acar dan tempat nasi tumpeng. Bahan alumunium yang digunakan umumnya yang tipis. Namun bila dipesan biasanya alumunium yang agak tebal. Harga jual loyang berbahan alumunium per biji antara Rp. 6.500 – Rp. 10.000 Sedangkan produk lainnya yang tidak diproduksi sendiri, harga sesuai harga pasar. Lebih lanjut Riwisti (istri Sumadi) saat diwawancarai di rumahnya Rabu (27/07/11), menjelaskan bahwa usahanya menerima pesanan loyang dengan standard ukuran dan bentuk yang diinginkan pemesan.

Pangsa pasar produk Sumadi rata-rata di luar wilayah DIY seperti Kebumen, Muntilan, Magelang dan Gandrumangu. Serta Purworejo. Pola pasarnya selain melayani pesanan, juga menjual secara berkeliling. Harga jual yang dipatok sangat terjangkau karena harus bersaing dengan perajin lainnya dari produk yang sama. Menurut Riwisti, omzet penjualannya saat ini dapat mencapai Rp. 20 juta per bulan dengan tingkat keuntungan rata-rata 5 %. Untuk produk selain loyang, Sumadi memesan dari beberapa pengrajin di Kotagede atau membeli di toko yang menyediakan di Yogyakarta.

Peralatan yang digunakan untuk membuat loyang cukup sederhana dan semuanya bersifat manual. Peralatan tersebut antara lain : gunting, tanggem, alat pembuat pisau acar, alat pembuat loyang bulat, besi rel, pukul dan penggaris. Sedangkan untuk menjual produknya, usaha Sumber Urip memiliki satu buah mobil box operasional. Kini ivestasi usahanya berkisar Rp.100 juta. Mereka yang berminat dengan produk Sumadi dapat menghubungi melalui kontak person di bawah ini ( Nura/Fernandez)

—————————————————-

Sumber Urip : d/a. Patehan Rt. 02 – Gadingsari – Sanden – Bantul – Yogyakarta
Contact Person : Riwisti – hp. 081 328 863 321
Sumadi – hp. 081 328 790 316


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: