Posted by: jogjaexpo | October 6, 2012

Dilly Craft – Kerajinan Bernuansa Natural dan Eksotis

Kerajinan menjadi pilihan Rinto Admadi (39) sebagai sumber penghasilan keluarga sejak tahun 1999. Memulai usaha dengan nama Interiorindo Estetis, usaha Rinto ini mengalami penurunan pada tahun 2006 akibat gempa Jogja. Kevakuman yang berjalan hampir tiga tahun tidak lantas membuat Rinto berhenti dan pada tahun 2009 Rinto mendirikan dilly dilly craft.


Dilly dilly craft memproduksi lampu, perhiasan, dan interior (home decoration) dengan produk utama lampu. Lampu yang diproduksi berupa lampu meja, lampu duduk dan lampu gantung. Selain lampu, produk dilly craft untuk interior seperti tempat lilin, hiasan dinding, souvenir dan keranjang.


Rinto meluncurkan koleksi tematik pertahun seperti pada tahun 2011 tema yang dipilih yaitu tema burung. Model produknya pun sesuai tema yang dipilih yaitu berupa sangkar dan sarang burung. Rinto terus mencari informasi untuk menggali ide dalam meluncurkan tema koleksi maupun model produknya. Meskipun tidak memiliki background pendidikan di bidang seni, semua produk dilly craft dirancang olehnya sendiri. Bagi Rinto produknya harus unik, autentik sehingga bernilai tinggi dan mampu menarik minat pembeli. Berbeda dengan pergantian tema koleksi tahunan, model baru diluncurkan setiap dua bulan sekali.

Hampir seluruh produk Dilly craft terbuat dari bambu dan kayu sebagai bahan utamanya. Untuk bahan tambahan, Rinto menggunakan benang, mika, kain belacu dan triplek. Produk kerajinan ini untuk catnya menggunakan warna natural yaitu hitam dan putih dengan proses semprot atau pencelupan. Dalam proses produksinya, Rinto memilih sistem borongan dengan membuat bagian-bagian dari produknya secara terpisah. Rangkaian produk tersebut kemudian dirangkai ketika sudah siap. Langkah ini juga bisa mengantisipasi peniruan dari perajin lain atau pesaingnya.

Dilly Craft mematok harga produknya rata-rata Rp. 130.000 perbuah. Pengiriman barang dengan kontainer yang dilakukan per tiga bulan mampu mendatangkan omset sekitar 20 juta dengan keuntungan 30 – 50%. Produk tersebut dikirim ke konsumennya di berbagai daerah yaitu Jogja Jakarta, China, Hongkong dan Singapura. Rinto sering mengikuti pameran di Jakarta, Singapura, untuk memperluas pasar kerajinanya. Rencananya, tahun ini dilly craft mengikuti pameran di Jepang dan Kanada. Dilly craft juga menampilkan profil usahanya melalui website dengan informasi uptodate.

Selain berusaha dibidang kerajinan, Rinto juga menjalani jasa sebagai buyer agent bagi beberapa pembeli luar negeri. Rinto setiap tiga bulan mengirim satu kontainer termasuk produk dari dilly craft senilai sekitar 160 juta. Rinto memperoleh jasa sekitar 5 % dari nilai barang yang dikirimkan. Untuk kondisi saat ini, Rinto memperoleh gaji atau upah sekitar Rp. 7 – 10 juta.

Untuk meningkatkan usahanya, Rinto telah merencanakan beberapa pengembangan untuk usaha kerajinannya. Beberapa langkah yang direncanakan yaitu memperbesar kapasitas produksi, membangun showroom dan workshop serta lebih menggali ide untuk menghasilkan design produk yang lebih autentik.

info lebih lanjut hubungi :
Dilly Craft
Jl. Imogiri Barat km 13. Barongan Rt 06. Sumberagung Jetis Bantul. Yogyakarta. Indonesia
Email: rintoadmadi@dillycraft.com , website : http://dillycraft.com
Telp: 62-274-3031607/ 62-81578942930


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: