Posted by: jogjaexpo | October 5, 2012

Sentono Handycrafts – Kerajinan Produk Rumah Tangga dan Hotel

Sentono handycraft, usaha kerajinan yang terletak di kawasan Desa Wisata Tembi mulai berdiri sejak tahun 1997. Awalnya Dawud Subroto, pemilik usaha ini, bergabung dengan trading yaitu PT. OOA dan memutuskan untuk mandiri pada tahun 2002. Pembayaran yang tidak lancar dan sistem monopoli yang diberlakukan PT. OOA membuat Dawud memilih untuk memutuskan kerjasama yang telah dibangun selama 5 tahun. Dan hingga saat ini, Sentono handycraft terus memproduksi kerajinan berkualitas dengan harga standar.


Produk yang di buat Sentono handycraft merupakan produk rumah tangga seperti kotak tissu, kotak laundry, tempat perhiasan, nampan, tempat jam tangan, dan berbagai kotak serbaguna lainnya. Berbagai produk ini dibuat dari bahan alami seperti pandan, mendong, pelepah pisang, kulit binatang dan juga bahan pabrikan seperti vinyl dan karton. Bahan baku ini diperoleh di lokal Jogja sedangkan untuk Pandan didatangkan dari Gombong, Jawa Tengah. Telah ratusan produk dengan variasi bahan, ukuran, dan model diproduksi Sentono Handycraft.


Dalam proses produksi, Dawud dibantu 15 tenaga kerja baik dari daerah Bantul dan dari luar yaitu Wonosari dan Tasikmalaya. Seluruh proses pengerjaan dilakukan dengan tangan (handmade), proses mekanik hanya pada proses pemotongan karton. Kapasitas usaha ini perbulannya mampu membuat produk sekitar 2500 item dengan berbagai ukuran. Kerajinan ini dijual dengan harga mulai Rp. 15.000 hingga yang paling mahal Rp. 300.000,-. Harga yang cukup terjangkau ini membuat produk Sentono handycraft mampu menarik konsumen lokal maupun luar negeri.

Dawud membuka penjualan secara online baik melalui e-mail, bbm, dan memajang beberapa produknya di website. Penjualan online ini, konsumen memberikan Dp 50% setelah memesan dan pelunasan setelah barang selesai dikirimkan. Pasar lokal kerajinan ini antara lain ke Jakarta, Surabaya, Bandung, Jogja dan Kalimantan. Dawud juga mengekspor produknya ke Denmark, Australia, Amerika dan Kanada. Penjualan produk untuk pasar lokal mendatangkan omset sekitar 20 – 30 juta sedangkan untuk ekspor lebih sedikit yaitu 10 – 20 juta. Perputaran modal usaha ini mulai berkembang yang semula 25 juta kini sekitar 50 juta.

Untuk terus menjaga eksistensi usahanya, Dawud selalu memegang tegung prinsip-prinsipnya dalam berusaha. Menjual produk yang berkualitas, mengerjakan tepat waktu, dan menjual produk dengan harga standar. Dawud juga mengembangkan usaha dengan membuka usaha penginapan atau homestay sekaligus menawarkan paket wisata.

info lebih lanjut hubungi :

Sentono handycrafts
Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul
Telp/Fax : 0274 – 6998716
0812 9213 3205 (Dawud Subroto)
0878 3961 4000 (Putri)
email : sentonohandicraft@yahoo.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: