Posted by: jogjaexpo | October 5, 2012

Phonix Handicraft – Produsen Aromaterapi dan Aneka Souvenir

Aromaterapi atau wewangian mulai menjadi tren dan digemari masyarakat sebagai alternatif terapi kesehatan dan menenangkan suasana hati. Aroma yang beragam, sesuai selera masayarakat menjadikan produk ini disukai dan menjadi komoditi yang laris dipasaran. Peluang inilah yang ditangkap Ponijo (35), warga Kutu, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul dengan menekuni produksi aromaterapi dan juga aneka souvenir berbahan produk alami sejak 2006.


Phonix handicraft memproduksi aromaterapi dengan wewangian dan bentuk yang beragam. Wangi dari aromaterapi ini yaitu peppermint, green tea, jasmine, cempaka, lavender, musk, sandal wood, night queen, lotus dan lemon. Wewangian tersebut dikemas dalam bentuk cair dan padat yaitu dupa dan kerucut. Konsumen bisa membeli produk ini sekaligus dengan wadahnya atau hanya wewangiannya sesuai dengan kebutuhan konsumen. Wadah aromaterapi bisa terbuat dari gerabah atau batu alam dengan pemanasan pembakaran manual ataupun elektrik.


Produk lain dari phonix handicraft yaitu gantungan kunci, tempat lilin, kalender balok kayu, lilin, hiasan gantung, tali gorden (tassel), tempat pensil dan aneka souvenir lainnya. Bahan baku yang digunakan antara lain kayu, bambu, anyaman dan akar wangi. Produk ini umumnya produk oleh-oleh dan dijual di toko cinderamata. Ukuran yang tidak terlalu besar, dan bentuknya yang unik menjadikan produk phonix cocok sebagai oleh-oleh wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

Ponijo menjual produk-produknya dengan harga yang terjangkau. Aroma terapi cair dengan kemasan botol 4,5 ml harganya Rp. 3000, aromaterapi padat harganya Rp. 4000 – 9000 dan untuk paket tempat dan aromaterapi Rp. 15.000 – 35.000. Harga produk lain, tempat lilin Rp. 15.000 – 35.000, kalender balok Rp. 17.500, lilin warna warni Rp. 2000 / buah, gantungan kunci Rp. 2500 / buah, tassel Rp. 20.000, sabut lofah Rp. 5000 – 7.500 dan tempat pensil Rp. 7.500. Phoenix biasanya merubah harga per 3 bulan atau apabila terjadi kenaikan bahan baku dan bahan lainnya. Penjualan berbagai produk ini mendatangkan omset rata-rata Rp. 20 juta perbulan dengan keuntungan sekitar Rp. 3 juta.

Dalam berproduksi, Phoenix dibantu tujuh orang karyawan yang dengan upah borongan dan harian. Upah harian Rp. 25.000 – 27.000. Tenaga kerja ini umumnya dari tetangga sekitarnya yang turut membantu mensejahterakan masyarakat.

info lebih lanjut hubungi :

Phonix Handicraft
Kutu, o1, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul 55764
C.P Ponijo
Hp : (0274) 8211980, 081 726 7648, 081 225 409 628


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: