Posted by: jogjaexpo | October 5, 2012

Gandok Craft – Produsen Aneka Kerajinan Kayu

Home industry ini bergerak dalam bidang kerajinan kayu. Dengan berbekal pengalaman kerja pada beberapa perajin, mulai 2004 Supandi merintis usahanya sendiri. Awalnya hanya menerima borongan pada tahap finishing untuk produk tempat lilin dari kayu. Hanya ada niat yang kuat, karena saat itu saya tidak memiliki cukup modal. Dengan peralatan 1 unit compressor, 1 buah alat semprot dan 1 unit mesin amplas atau modal awal kurang lebih Rp. 3 juta, saya memulai usaha yang sampai sekarang masih tetap eksisi. Demikian penjelasan Supandi kepada reporter bantulbiz.com di rumahnya dusun Gresik Rt. 03, Selasa (28/02).


Semua yang diproduksi merupakan pesanan, sehingga kami tidak memproduksi untuk mengisi stock barang. Desain maupun ukuran, kebanyakan datang dari pemesan baik dalam bentuk foto maupun gambar sketsa. Ada juga yang merupakan desain sendiri. Baik desain dari pemesan maupun hasil karya saya sendiri, semuanya harus diwujudkan dalam bentuk sampel, lalu dikirim pada pemesan. Baru setelah itu ada negosiasi harga dan bila disepakati harganya, pemesan memberi uang muka (down payment) 25 – 50 %. Sisanya dibayar setelah barang dikirim 1 – 4 minggu paling lama.


Jenis yang diproduksi Gandok Craft cukup banyak, namun dapat klasifikasikan dalam kelompok produk yakni furniture, handicraft dan assesories. Termasuk produk furniture : kusen dan daun pintu serta jendela, meja, kursi, almari dan meja telpon. Handicraft antara lain : nampan, kotak tissue, vas bunga, kotak sampah, cermin, tempat lilin, wall decor bentuk bulat dan kemudi kapal, lantai kayu, pion dan bola bowling, stand lampu. Sedangkan produk assesories umumnya untuk kamar mandi seperti : tempat sabun cair atau shampo dan tempat sabun padat. Produk unggulannya adalah tempat lilin, vas bunga, mangkok dan nampan, lantai kayu dan pion serta bola bowling.

Harga jual produk tersebut cukup terjangkau. Satu set pion (10 buah) dan bola (2 buah) bowling dari kayu akasia dijual Rp. 250.000, 1 buah lantai kayu ukuran 30 x 30 cm Rp. 30.000, wall decor berbentuk kemudi kapal Rp. 40.000, cermin ukuran 40 x 40 cm Rp. 80.000, box tissue Rp. 50.000, pompa shampo Rp. 50.000, tempat sabun Rp. 30.000, almari Rp. 1,3 juta, 1 set tempat lilin (isi 2) Rp. 55 – 85 ribu, meja telpon Rp. 110.000 dan nampan 1 set Rp. 110.000. Omzet penjualan dalam setahun dapat mencapai Rp. 100 juta dengan tingkat keuntungan 15 – 20 %. Pangsa pasar produk Gandok Craft yakni ke Jakarta, Surabaya, Solo dan Yogyakarta.

Bahan yang digunakan umumnya limba jati, jati bekas, akasia, mahoni, sonokeling, wadang dan munggur. Semuanya didapat dari daerah sekitar Yogyakarta yakni Panggang, Pajangan, Kretek dan juga dari limbah pabrik. Kini Supandi memperkirakan modal usahanya sebesar Rp. 30 juta dengan peralatan mekanik yang dimilikinya antara lain : table saw 3 unit, compressor 2 unit, bor duduk 1 unit, bor tempat 2 unit, mesin tatah 1 unit, mesin potong 2 unit, pasah tangan 2 unit dan mesin amplas 1 unit. Untuk menghidupi peralatan mekaniknya, tenaga listrik yang digunakan hanya sebesar 2.200 watt. Ijin usaha yang telah dimiliki : Ijin tempat usaha, SIUP, TDI dan TDP. (Nura/Fernandez)

——————————————-

Gandok Craft ; d/a. Dusun Gresik Rt. 03, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta.
Contact Person : Supandi – hp. 0815 7981 659 atau 9592 012
E-mail : gandok.craft@yahoo.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: