Posted by: jogjaexpo | October 4, 2012

Syifa Handicraft – Perajin Aneka Box dan Tas

Pengalaman kerja pada dunia usaha, dapat mendorong seseorang untuk beralih menjadi wirausaha. Demikian pula awalnya Hatono (42) merintis usahanya sendiri di sektor kerajinan. Setelah bekerja beberapa tahun pada dunia kerjainan di Bali, sejak 1993 Hartono memulai uasaha kerajinan. Mulanya semua produk yang dihasilkan, berbahan baku kulit, seperti tas, ikat pinggang dan dompet. Namun kini telah bervariasi dengan bahan serat alam seperti agel, enceng dan pandan, mendong dan lidi. Selain serat alam, Hartono juga menggunakan bahan kulit sintetis, bambu, rotan, benang rajut dan kain.


Syifa handicraft sendiri pernah mengalami stagnasi selama 4 tahun karena krisis ekono-mi global pada tahun 1998. Menurut Hartono ketika diwawancarai di rumahnya Rabu (13/07/11), sampai awal 2002 usaha saya tidak berproduksi sama sekali. Saat itu saya terpaksa menjadi TKI di Korea. Sepulangnya dari Korea, Hartono memulai lagi usahanya dan hingga kini masih terus eksis. Kini kurang lebih 250 jenis produk telah dan dapat dihasilkan. Semua produk yang diproduksi, hanya atas dasar pesanan. Namun ada juga stock produk untuk mengisi show roomnya di Pasar Seni Gabusan dan untuk pameran.


Produk yang dihasilkan antara lain : box tempat perhiasan, tempat jam tangan, tempat pakaian, tempat pensil, tempat parsel, tempat majalah, tempat payung, tempat aqua, tempat kue, tempat aroma terapi, nampan, cermin, tas, tas rendan/rajut,aneka frame foto dan tatahan gelas serta masih banyak jenis dan macam produk lainnya yang dihasilkan. Harga jualnyapun bervariasi dari yang paling murah Rp. 12.500 sampai Rp. 250.000. Bila dilihat secara langsung kualitas produknya setara dengan kualitas ekport karena memang banyak dipesan oleh trading yang berorientasi ekspor.

Kemampuan menjual sendiri, masih terbatas pada pangsa pasar dalam negeri, seperti Jakarta, Bali, Bandung, Solo, Malang dan Batam. Baru sekali mendapat pesanan langsung dari Singapur berupa kotak jam tangan isi 3, sebanyak 1.000 pcs oleh Air Asia. Untuk membuka pangsa pasar yang lebih luas, Syifa handicraft membuka blogspot dan email usaha sendiri. Dengan tenaga kerja 18 orang saat ini, Hartono yakin dapat melayani pesanan dari buyer berapapun besar sepanjang tenggang waktu yang diberikan cukup memadai.

Investasi yang dimiliki usahanya saat ini berupa workshop seluas 20 x 8 m, mesin jahit besar 4 buah, compressor 2 buah dan berbagai peralatan kecil seperti, gunting, pisau, cutter, palu dan lain sebagainya. Dengan modal usaha Rp. 100 juta, Hartono merasakan belum mampu menyediakan peralatan yang sangat dibutuhkan seperti: mesin potong dan mesin press. Selain itu, untuk dapat berkembang lagi Hartono mengharapkan ada BUMN yang dapat menjadi Bapak angkat dari home industri yang dikelolanya. ( Nura/Fernandez)

——————————————————-

Syifa Handicraft : d/a. Bangeran Rt. 06, Sabdodadi, Bantul, Yogyakarta
Contact Person : Hartono TR. – Telp/Hp. 0815 3277 3536 atau 0816 4275 631
Website : syifahandicraft.blogspot.com
Email : syifahandicraft@gmail.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: