Posted by: jogjaexpo | October 4, 2012

Jani Kipas – Perajin Tangkai Kipas Bambu

Kipas bambu disukai konsumen karena harganya yang terjangkau dan cocok untuk berbagai kegunaan. Kipas bambu banyak digunakan untuk souvenir, kipas ini juga bisa sebagai undangan. Variasi model kipas bambu ini terletak pada kain dan tambahan aplikasi tetapi rangka yang digunakan hampir sama. Rangka dari bambu ini, yang menjadi bagian pokok dari kipas ini. Jani, warga Rogoitan, Pulutan, Pendowoharjo menjalankan usaha produksi rangka kipas bambu mulai 2010. Dengan modal kurang dari 100 ribu, usahanya kini sedikit demi sedikit berkembang.

Kipas bambu buatan jani terdiri dari berbagai ukuran dan jumlah yang menyesuaikan ukuran. Ukuran paling kecil yaitu 14 cm dengan jumlah jari 9 harga jualnya Rp. 190,-. Ukuran diatasnya yaitu 16 cm dengan jumlah jari 9 / 10 harga jualnya Rp. 215,- dan untuk ukuran 19 cm dengan jumlah jari 17 harga jualnya Rp. 500,-, Dan jenis terakhir yaitu ukuran jumbo (25 cm) dijual dengan harga Rp. 1000,-.

Jani memilih bambu wulung yang sudah tua sehingga tidak akan mengalami perubahan, baik menyusut maupaun melengkung. Bambu wulung tersebut harus didatangkan dari Sedayu dalam kondisi basah. Bambu basah tersebut harus cepat diolah karena jika kering bambu akan keras dan susah dibentuk. Jani dibantu tenaga kerja dalam mengolah bambu wulung ini menjadi puluhan rangka kipas. Jani dibantu 9 orang tenaga untuk memotong, mengirat dan mengukir bambu tersebut. Sedangkan peralatan yang digunakan, kesemuanya masih menggunakan peralatan manual. Jani dan karyawannya mampu memproduksi 500 – 1000 tangkai kipas perharinya.

Kapasitas produksi yang masih kecil menjadikan usaha ini belum mampu melayani banyak konsumen. Sebagian besar tangkai kipas disetorkan pada tetangganya yang memproduksi kipas bambu. Jani juga menyuplai satu konsumen yaitu pak Kusbani dan pesanan incidental. Untuk pesanan banyak, Jani memberikan tambahan 5-10 rangka kipas untuk ganti apabila ada produk yang rusak.

Info lanjut hubungi :
Jani
Rogoitan, Pulutan Rt. 64 Pendowoharjo, Sewon, Bantul.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: